You Just Don’t Understand

You-Just-Dont-Understand

Women tend to bond in suffering. Through complaining, through gossip, they reaffirm connections with each other, connections strengthened through the ritual of lament. They join together in facing the harsh elements. Women don’t necessarily want the problem solved – Who can fix the weather for instance ? They mainly want understanding and sympathy.

Men, in contrast, instinctively want to respond to a complaint by fixing the problem that caused it. Otherwise, why complain ?

Deborah Tannen’s Book – You Just Don’t Understand

Gagal tapi mencoba atau tidak mencoba sama sekali ?

Baggio-1994

You miss 100% of the shots you don’t take. –Wayne Gretzky

Pertanyaan diatas adalah pertanyaan yang berkali kali saya tanyakan ke diri saya sendiri akhir akhir ini.

Mengapa ? Karena dalam dunia bisnis selalu ada elemen resiko vs reward. Dalam dunia bisnis saya selalu menginginkan penjualan yang luar biasa, selalu naik dan konsumen yang senang atas servis kita.

Tetapi dari berbagai percakapan saya sering melihat dimana kita sebagai pemegang keputusan takut dalam menentukan arah. Kita takut untuk mengambil keputusan yang beresiko. Kita ingin hasil yang terbaik tetapi kita sudah berada di comfort zone kita sehingga kita takut mengambil resiko yang mungkin berakibat:

  • Malu atas kegagalan di depan orang lain (bos, anak buah, partner)
  • Kerugian materil (uang)

Saya sendiri secara pribadi selalu takut untuk mengakui kegagalan saya. Mungkin sebenarnya bukan kerugian investasi materil yang kita takutkan tetapi malu atas kegagalan itulah yang paling kita takuti.

Saat ini saya sebagai manager dealer resmi motor Honda dan manager Arjuna Elektronik memiliki mimpi dan ambisi yang tinggi. Saya terus berpikir bagaimana cara meningkatkan penjualan dan menambah kesejahteraan team saya. Bagaimana cara untuk naik ke level berikutnya ?

Untuk “go to the next level”, saya selalu memiliki berbagai program kerja. Setiap program program kerja itulah yang menjadi resiko. Bagaimana kalau gagal ? Apa yang akan team saya katakan ? Apa yang akan partner saya katakan ?

Tetapi saya terus mengingatkan diri saya bahwa dalam dunia bisnis resiko yang lebih besar adalah apabila kita berjalan di tempat. Tanpa usaha, kita akan terus berjalan di tempat di comfort zone kita. Apabila kita berjalan di tempat maka kompetitor kitalah yang akan maju dan mendahului kita. Inilah resiko terbesar dari pengembangan bisnis.

Saya terus ingatkan diri saya bahwa lebih baik saya mencoba tetapi gagal daripada tidak mencoba sama sekali.

I missed 9000 shots in my career, lost almost 300 games.and missed the shot to win the game 26 times.” Michael Jordan

Salt & Pepper

Salt & Pepper

This conversation is taken from the movie Fire Proof:

Michael Simmons: Caleb, salt and pepper are completely different. Their makeup is different; their taste and their color. But you always see ’em together. And when you… Hang on a second.
[Michael glues a salt and pepper shaker together]

Caleb Holt: What are you doing? Michael, what did you do that for?

Michael Simmons: Caleb, when two people get married; it’s for better or for worse, for richer or for poor, in sickness and in health.

Caleb Holt: I know that. But marriages aren’t fireproof. Sometimes you get burned.

Michael Simmons: Fireproof doesn’t mean a fire will never come, but that when it comes you’ll be able to withstand it.

Caleb Holt: You didn’t have to glue them together.
[Caleb picks up the shakers and starts trying to force them apart]

Michael Simmons: Don’t do it, Caleb. If you pull them apart now, you’ll break either one or both of them.

Open invitations for God

This conversation is taken from the movie Fire Proof:

Caleb Holt: If there’s a God out there somewhere, he’s not interested in me and my problems.
John Holt: I disagree. I’d say he’s very interested.
Caleb Holt: Then where’s he been in my life?
John Holt: I’d say he’s been at work all around you. You just haven’t realized it. You haven’t exactly given him an open invitation.